DMI Sukamara-Kalteng “Belajar” Optimalisasi Fungsi Masjid ke Masjid Al-Akbar

Share :

Surabaya (MAS) – Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, berkunjung ke Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Selasa, untuk belajar tentang optimalisasi fungsi masjid, terutama fungsi ekonomi dan sosial.

Kunjungan yang dipimpin Ketua DMI Kabupaten Sukamara H. Madi, itu diterima Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS DR KHM Sudjak MAg, Bendahara BPP MAS H Soedarto, dan jajaran pengurus BPP MAS lainnya di Ruang Multazam (VIP) MAS.

“Tujuan kami ke sini memang ingin belajar. Ingin meniru pengelolaan dan aturan tertulis dalam memakmurkan masjid, karena kami menaungi 32 masjid di Sukamara,” katanya dalam kunjungan yang juga diantar oleh sejumlah pengurus DMI Jatim itu.

Dalam kunjungan itu, pengurus DMI Sukamara memperhatikan BPP Masjid Al Akbar mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk kafe/kuliner dan fungsi ekonomi lainnya. Fungsi sosial di Al Akbar untuk pendidikan dan ikrar mualaf.

“Di Sukamara banyak orang Dayak yang masuk Islam,” kata Madi yang menambahkan rencana rombongan juga mengunjungi Masjid Sabilillah, Malang untuk belajar tentang optimalisasi fungsi sosial melalui penggalangan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak MAg menjelaskan MAS memang berusaha ramah kepada anak-anak GenZI, bapak-bapak lansia, dan emak-emak Muslimah, bahkan ramah juga kepada non-Muslim, asalkan berpakaian sopan di masjid.

Untuk Generasi Z Islami (GenZI), MAS melakukan dakwah online dengan membuat studio digital dan mengembangkan Al-Akbar TV. Selain itu, sejak 2 tahun ini ada Majelis Subuh GenZI, serta pelatihan dakwah dan entrepreneurship digital untuk GenZI.

“Untuk Majelis Subuh GenZI, BPP MAS menyesuaikan dengan kebutuhan anak-anak muda dengan mengundang penceramah milenial, seperti Hannan Attaki, gus Kautsar, ustadz Syam MNC TV, Ning Umi Laila, dan sebagainya. Untuk bulan Juli, kami mengundang Ning Imaz dan Gus Rifqil pada 14 Juli 2024 subuh,” katanya.

Untuk publik/umum, MAS memiliki agenda pengajian rutin di ruang utama MAS yakni Ngaji Kitab Nashoihul Ibad bersama Ustadz H Ahmad Muzakky Al-Hafidz (setiap hari Senin bakda Maghrib), Ngaji Kitab Tafsir Jalalain bersama Ustadz HM Husni Mubarrak Al-Hafidz (setiap hari Selasa bakda Maghrib), dan Kajian Rabu Malam Bakda Maghrib bersama HM Sholeh Drehem, Prof HM Ali Aziz, dan KH Ma’ruf Khozin (bergantian).

Dalam kunjungan itu, DR KHM Sudjak yang juga Ketua DMI Jatim menyinggung tentang program unggulan DMI Jatim yakni “Masjid Award” untuk penilaian kinerja takmir masjid se-Jatim dan juga para imam masjid diupayakan mendapatkan uang kehormatan melalui APBD Jatim. (*/mas)

Share :

BeritaTerkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *