Gus Ali; Allah Memandang Hati yang Ihklas

Masjid Al Akbar – Belajar ikhlas dalam beramal itu harus dilakukan, karena keikhlasan bagaikan air yang jernih, ikhlas bagaikan tanah yang subur, ikhlas letaknya di hati, pada hati manusialah Allah memandangnya. Itulah kalimat yang disampaikan oleh KH Agoes Ali Masyhuri saat menjawab pertanyaan dari jamaah shalat Jum’at di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (27/10).

“Sesungguhnya Allah tidak akan melihat wajah dan hartamu tapi Allah akan melihat hatinya dan amalnya,” kata kiai yang akrab disapa Gus Ali ini. Maka dari itu wajib bagi setiap muslim untuk menjaga dan memperbaiki kebersihan hati. Karena hati yang bersih seperti akan menjadi perahu sebagai penyelamat.

“Dalam kesempatan yang lain sering saya katakana jangan berharap menjadi pemimpin mana kala dia tidak bisa memimpin dirinya sendiri,” terang Gus Ali.

Hidup itu harus konsisten apa yang telah digariskan oleh Allah SWT. “Terkadang kita menyuruh orang lain adil tapi dia tidak bisa adil pada dirinya sendiri,” tuturnya.

Selain itu Gus Ali menjelaskan ajaran Islam itu ramah bukan marah, Islam itu merangkul bukan memukul. Maka dari itu, kepada siapapun kita harus merangkul, santun dan menjalin kerja sama di bidang pendidikan dan sosial termasuk dengan orang non muslim. “Tapi tidak dalam akidah,” tegas Gus Ali.

Jangan sampai mengkafirkan apalagi menghina orang lain. “Kalau kita perlakukan seperti itu maka orang lain akan lari,” pungkasnya. Rof

BeritaTerkait

ALUMNI NERAKA

ALUMNI NERAKA

Oleh: Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن  اَشْهَدُاَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ الْمَلِكُ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *