MI Al-Akbar targetkan siswa hafal 5 juz Al-Qur’an sebelum lulus

Surabaya (MAS) – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Akbar di lingkungan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) mewajibkan atau menargetkan siswa-siswinya memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 5 juz sebelum lulus.

“Setiap kenaikan kelas minimal 1 juz, misalkan anaknya mempunyai kemampuan lebih cepat menghafal bisa melebihi target. Targetnya, 5 juz yang dimulai dari juz 30, 29, 28, 1 dan juz 2,” kata ustadzah Syafaatul Silma, pembimbing tahfidz.

Dalam kegiatan Tasmi’ di Studio Digital MAS, Rabu (28/2/2024), ia menjelaskan ada juga yang bisa hafal sampai 10 juz 15 juz. “InSya-Allah, nantinya akan ada yang tasmi’ sampai 30 juz,” katanya.

Menurut dia, MI Al-Akbar memang memiliki jam khusus yang digunakan untuk menghafal Al-Qur’an. Sebelum memulai pelajaran, seluruh siswa siswi dan juga dewan guru akan melakukan talaqqi (membaca) bersama terlebih dahulu.’

“Selanjutnya, nanti ada sesi dimana setiap siswa-siswi menyetorkan hafalannya, dan misalkan di akhir ada waktu sisa, maka akan digunakan untuk murojaah bersama,” katanya.

Setiap siswa-siswi yang sudah memiliki hafalan 5 juz akan diuji tasmi’ dengan disiarkan langsung youtube MI Al-Akbar dengan tujuan sebagai uji publik untuk peserta tasmi, yang kedua sebagai syiar dakwah, dan yang ketiga sebagai bentuk apresiasi kepada siswa yang telah mentuntaskan hafalannya.

“Disini, ketika mau naik juz tidak hanya diuji melalui munaqosah akan tetapi kami akan menguji melalui tasmi’ bil ghoib, ketika sudah lulus tasmi’ berarti siswa tersebut diperbolehkan melanjutkan hafalannya,” kata ustadz Andik Kurniawan, koordinator tahfidz.

Sementara itu, peserta tasmi’ yang juga didampingi ibunya mengaku senang dan juga lega setelah berhasil melewati proses tasmi’ 5 juz, bahkan peserta tersebut juga berpesan kepada teman-temannya agar semangat untuk menghafalkan Al-Qur’an seperti dirinya.

“Saya berpesan kepada siswa-siswi MI Al-Akbar, khususnya untuk anak saya sendiri, semoga menjadi ahli quran, istiqomah hafalannya, dan kelak bisa mengamalkan ilmu yang sudah didapatkan,” kata ibu Ninik, walimurid peserta tasmi’ dengan penuh harap. (*/azka-mas)

BeritaTerkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *