Latihan “Public Speaking”, 28 Siswa-Siswi MTs Masjid Al-Akbar Berani Tampil

Share :

Surabaya (MAS) – Sebanyak 28 siswa-siswi kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) mengikuti “Pelatihan Public Speaking” yang dipandu oleh Alik Atiga dari MAS Media sasfmsurabaya.net (studio radio MAS).

“Pelatihan itu tidak hanya teori atau penyampaian materi, namun siswa-siswi juga diajak praktik “Public Speaking” agar membantu mereka tampil di depan dengan berani,” kata Kepala MTs MAS M Jakfar di Aula Perpustakaan MAS, Senin.

Dalam praktek pada minggu lalu (23/8) itu, para siswa diminta tampil di hadapan siswa-siswi lain dengan mengembangkan materi bertema “Tips Jadi Anak Muda Hebat”. “Dalam praktek itu, siswa diajari untuk mampu menyiapkan presentasi kegiatan yang akan disampaikan, baik kegiatan di madrasah atau kegiatan pengabdian di masyarakat yang dipresentasikan,” katanya.

Misalnya, siswa bernama Aleksa menguraikan materi itu dengan lima poin yakni membangun karakter yang kuat, asah pengetahuan dan bakat, menjaga relasi yang mendukung dan menghargai perbedaan, menjaga kesehatan fisik dan mental, dan memiliki tujuan dan mimpi.

“Jadi, kalau gagal, ya bangkit, pelajari kesalahan, jangan diulangi. Terus belajar, kembangkan bakat, bakat itu jangan dipendam, misalnya bakat nyanyi ya keluarkan. Kalian pasti punya cita-cita, jangan takut gagal, jangan stres, coba dulu,” kata Aleksa, yang disambut applaus oleh teman-temannya.

Merespons praktek “Public Speaking” itu, Alik Atiga dari studio radio MAS sebagai narasumber memotivasi peserta dengan memberi beberapa saran. “Untuk mengembangkan materi, kalau bisa menambahi dengan contoh dari pengalaman sehari-hari,” katanya.

Misalnya, tips membangun karakter yang kuat bisa diberi contoh tentang sikap jujur. “Kalau membuang sampah pada tempatnya itu jangan karena ada yang melihat, tapi kalau nggak ada yang melihat, lalu membuang sampah seenaknya, itu karakter yang tidak jujur,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Alik juga menyarankan siswa-siswi kelas IX untuk berlatih intonasi agar pengucapan saat tampil tidak keliru. “Tapi, kalau salah juga jangan putus asa, karena kesalahan itu biasa. Yang penting, kesalahan itu mengajari kita untuk benar dan tidak salah lagi,” katanya, memotivasi siswa MTs MAS. (*/mas)

Share :

Berita Terkait