30 Marbot Masjid Al-Akbar Surabaya Ikuti Pelatihan Kegawatdaruratan PPNI

Share :

Surabaya (MAS) – Sebanyak 30 marbot Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) mengikuti “Pelatihan ‘Basic Life Support’ (BLS)” (Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Penanganan Kegawatdaruratan) yang diselenggarakan DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Surabaya di FIK Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) pada 18 April 2026.

“Ada 200-an peserta dari pengurus PKK Kota Surabaya, Fatayat NU, Aisyiyah, dan Takmir Masjid Al-Akbar. Dari Masjid Al-Akbar sendiri ada 30-an marbot yang menjadi peserta Pelatihan Kegawatdaruratan,” kata staf Sekretariat BPP MAS Cholid NS di Sekretariat BPP Masjid Al-Akbar Surabaya, Senin.

Ke-30 marbot MAS yang mengikuti Pelatihan BLS berasal dari karyawan berbagai unit kerja, diantaranya sekretariat, bidang Riayah, satuan pengamanan, penjaga sport center, dan para guru (KB-RA, MI, dan MTs). “Yang jelas, kami sangat senang mengikuti pelatihan itu, karena bukan hanya materi teoritis, tapi juga ada sesi praktek yang sangat penting untuk keseharian,” katanya.

Ia mencontohkan praktek untuk orang yang tidak sadarkan diri karena tidak bernafas secara mendadak bukan kecelakaan. “Apa tindakan kita? Baringkan di tempat rata dan aman, tepuk bahu atau Pundak, seraya dipanggil seperti membangunkan orang tidur. Jika belum sadar juga, lakukan tepukan dengan sedikit tekanan, lalu sambil menunggu ambulans, lakukan kompres dada penderita dengan agak menekan 5-6 cm untuk memompa darah,” katanya.

Cara lain, gunakan alat bantu AED. “Juga minta teman lain minta pertolongan dengan menghubungi 112 untuk Surabaya dan 119 untuk wilayah luar Surabaya,” katanya. Selain orang yang mendadak tidak bernafas, praktek juga diperagakan untuk kecelakaan kerja di jalan dan kantor atau bahkan sampai patah tulang yang dilakukan sebelum ambulans datang memberi pertolongan.

Pelatihan BLS itu juga melibatkan relawan Hipgabi (Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia). “Kami sangat terbantu dengan pelatihan kegawatdaruratan itu, karena di Masjid Al-Akbar pernah ada jamaah yang tiba-tiba jatuh, terpeleset di kamar mandi, atau benturan saat pertandingan di lapangan Mini Soccer MAS, dan kejadian lain,” katanya. (*/mas)

Share :

Berita Terkait