Lailatul Qodar di Malam 27 Ramadhan

Masjid Al Akbar – Malam ganjil di sepuluh akhir Bulan Ramadhan menjadi magnet bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Sekitar 30 ribu lebih jamaah melaksanakan shalat malam di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Menurut KH Basori Alwi Murtadlo Pengasuh Pesantren Ilmu Al-Qur’an Singosari Malang, malam lailatul qodar jatuh pada tanggal 27 Ramadhan.

Dari sepuluh terakhir itu, mayoritas ulama mengerucut dan berpendapat lailatul qadar pada malam ganjil. Nabi Muhammad bersabda “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan.” (Muttafaq ‘alaih).

Di depan jamaah shalat Tareweh Kiai Basori mengutip sahabat Ubay bin Ka’ab memastikan bahwa Lailatul Qadar ada pada malam ke 27, ia berkata: “Sunguh aku mengetahuinya dan kebanyakan pengetahuanku bahwa dia adalah malam yang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam perintahkan kami untuk bangun (shalat) padanya, yaitu malam ke 27,” kata Kiai Basori Alwi mengutip riwayat hadist Muslim, nomer 762 ini, (11/06)

Dari hadist yang disampaikan kiai yang juga Tahfidzul Qur’an ini, pada malam 27 Ramadhan Masjid Al Akbar kembali penuh oleh ribuan jamaah dari penjuru Surabaya dan sekitarnya. “Malam 27 Ramadhan ini puncak warga Surabaya berburu lailatul qodar,” kata H Helmy M Noor, Humas Masjid Al Akbar saat ditemui usai qiyamul lail.

Qiyamul lail seperti biasanya diawali shalat tahajud, dilanjut shalat tasbih dan ditutup shalat hajat. Imam shalat oleh KH Ahmad Muzakky Alhafidz. (*)

BeritaTerkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *