Sehari, Klinik Bekam Masjid Al Akbar Surabaya layani 12-17 pasien

Surabaya (MAS) – Klinik Hijamah (Bekam) di area Rumah Sehat, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), melayani 12-17 pasien dalam sehari.

“Paling jauh, pasien yang melakukan pengobatan ala Rasulullah SAW itu dari Bali dan Semarang,” kata staf Bagian Pendaftaran Klinik Bekam, M Toha, di lantai 1 Rumah Sehat MAS, Selasa (9/1/2024).

Setiap hari, katanya, Ruang Bekam Pria dan Perempuan di Rumah Sehat MAS itu dilayani lima terapis yang bertugas secara bergantian pada jam 09.00-15.00 WIB (Senin-Jumat) dan jam 09.00-12.00 WIB (Sabtu).

“Kalau hari Minggu dan tanggal merah, layanan kami libur. Dari lima terapis yang bertugas secara bergantian itu ada dua terapis laki-laki dan tiga terapis perempuan,” katanya.

Selain luar Jatim, katanya, pasien asal Jatim yang terapis itu datang dari berbagai daerah di Jatim, seperti Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Malang, Gresik, Kediri, dan sebagainya.

“Kalau ada keluhan, pasien biasanya datang 1-2 kali seminggu, tapi kalau hanya untuk terapi rutin saja bisa terapi satu bulan sekali. Untuk sekali terapi perlu waktu 20-30 menit dengan biaya Rp100.000 setiap orang dalam sekali terapi,” katanya.

Keluhan penyakit dari pasien umumnya gejala ringan, seperti alergi, stroke ringan, dan sebagainya. “Penyakit paling berat yang pernah kami tangani adalah penyakit jantung yang perlu pasang ring tapi akhirnya sembuh tanpa perlu pasang ring. Kalau berat perlu obat herbal,” katanya.

Namun, ia mengatakan penanganan medis secara bekam itu mempunyai pantangan untuk pasien yang memiliki tensi darah rendah, haid dan ibu hamil.

Selain bekam, Rumah Sehat MAS juga melayani penanganan medis secara umum yakni penyakit gigi/mulut dan pasien umum, seperti batuk, panas, sakit perut, dan sejenisnya. Untuk pasien umum dilayani dua dokter gigi/mulut dan dua dokter umum.

“Kalau Klinik Gigi/Mulut dan Umum hanya buka pada jam 09.00-13.00 WIB pada hari Senin-Kamis, lalu hari Jumat hanya buka jam 09.00-11.00 WIB, sedangkan hari Sabtu, Minggu, dan tanggal merah ya libur,” kata staf Bagian Pendaftaran Klinik Gigi/Mulut/Umum, Azzah.

Rumah Sehat MAS diresmikan Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa pada 30 Desember 2023. Selain untuk layanan medis masyarakat, lantai 2 Rumah Sehat MAS juga memiliki “guest house” untuk khotib/da’i dari luar kota yang perlu menginap.

“Rumah sehat adalah bangunan tempat berlindung dan beristirahat serta sebagai sarana pembinaan keluarga yang menumbuhkan kesehatan secara fisik, mental/spiritual dan sosial, sehingga kehidupannya produktif,” kata Sekretaris/Humas MAS Helmy M Noor. (*/mas)

BeritaTerkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *