Surabaya (MAS) – Sebanyak 600 orang yatim dan dhuafa menerima santunan dari Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) dalam acara bertema “Al-Akbar Berbagi” yang merupakan rangkaian program “Healing Ramadhan 1447 H” MAS pada 1-30 Ramadhan.
“Tahun lalu, pemberian santunan yang bekerja sama dengan Baznas Jatim itu juga menyasar disabilitas, tapi tahun ini hanya yatim dan dhuafa, karena penyandang disabilitas sudah banyak yang membantu,” kata Kaur Kemasyarakatan/Remas Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS H Gana Hascarya MPdI setelah memberikan santunan di MAS Surabaya, Sabtu.
Dalam “Al Akbar Berbagi” yang diawali dengan dongeng dari Cak Sholeh (pendongeng) itu,
300 orang yatim menerima santunan berupa tas dan peralatan sekolah, sedangkan 300 dhuafa menerima sembako berupa beras, gula, minyak, mie, dan sebagainya.
Saat mendongeng, Cak Sholeh mengisahkan sahabat nabi yang melakukan “mabid” (menginap) di masjid selama Ramadhan, baik iktikaf, khataman, ngaji, seperti mendengar kisah atau dongeng di Masjid Al-Akbar, karena berdiam diri di masjid saat puasa.
Selain santunan untuk yatim dan dhuafa, Gana menjelaskan BPP MAS juga membuka tiga Posko UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di sisi timur, selatan, dan utara masjid, guna melayani masyarakat yang sedekah, infak, zakat, dan sebagainya.
“Untuk sedekah dalam bentuk takjil senilai Rp15 juta per hari untuk melayani 1.000-an jamaah yang bukber di Masjid Al-Akbar setiap hari sudah terpenuhi hingga 29 Ramadhan,” katanya.
Untuk Zakat Fitrah dan Zakat Mal, pihaknya juga sudah membuka di posko sejak awal Ramadhan tapi biasanya banyak yang berzakat mulai H-5 Idul Fitri.
“Untuk zakat sampai hari ini sudah terhimpun sekitar 400 juta-an, sedang sedekah takjil sudah tersalur hingga 17 Ramadhan sebesar Rp312 juta lebih. Semoga, sedekah dan zakat semakin banyak pada 10 hari terakhir Ramadhan,” katanya. (*/mas)










