Muktamar DMI, Dirut MAS Paparkan Konsep Memakmurkan Masjid

Masjid Al Akbar – Muktamar Dewan Masjid Indonesia ke 7 digelar di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur (10/11). Dalam Muktamar itu, H Endro Siswantoro Direktur Utama Masjid Al Akbar menjadi pembicara. Endro memaparkan tentang Mantabkan Akselerasi Memakmurkan Masjid Dan Dimakmurkan Masjid.

“Dalam struktur organisasi badan pengelola MAS terdapat tiga direksi. Pertama Direksi Imarah Ijtimaiyah, Tarbiyah dan Shiyanah,” kata Endro mengawali pembicaraaan di forum muktamar.

Endro melanjutkan Direktur Imarah Ijtimaiyah ditekankan pada peningkatan kualitas pelayanan ibadah, dakwah dan kesejahteraan umat. Direktorat Tarbiyah berupaya meningkatan kualitas PAUD, MI, STIU, Kajian dan Perpustakaan. Sedangkan Direktorat Shiyanah berupaya untuk menambah dan merawat sarana pra sarana, serta menjaga kesucian dan kebersihan masjid.

Di forum lima tahunan itu, Dirut MAS mengatakan masjid nasional terdepan dalam penyelenggaraan peribadatan, dakwah dan syiar Islam, pendidikan, sosial budaya dan manajemen menuju masyarakat yang berakhlak mulia sesuai ajaran Islam.

“Dalam misinya masjid bertekad menyelenggarakan ibadah dakwah dan syiar Islam, pengembangan pendidikan Islam, pengembangan sosial budaya, mewujudkan manajemen masjid yang handal dan mewujudkan masyarakat berakhlak mulia,” terang pria kelahiran Lamongan ini.

Selain Visi Misi MAS juga memiliki motto Ikhlas Profesional. Pengelola MAS harus berorientasi pada ibadah semata-mata mencari ridha Allah SWT dan ditangani oleh tenaga yang ahli di bidang masing-masing.

Tidak hanya itu, “Setiap karyawan MAS harus mempunyai Nilai Amanah, Istiqomah, Uswah, Mas’uliah dan Li Jami’ il Ummah,” lanjutnya.

Program kerja yang telah berjalan di MAS juga tidak lupa disampaikan kepada para pengurus DMI se-Indonesia. “Di Bidang Sekretariat Masjid telah dilaksanakan administrasi, personalia, penggalian dana, pengelolaan keuangan yang amanah, pengamanan di lingkungan MAS, pengamanan asset yang terus dilakukan, mengembangkan IT dan tentunya kesejahteraan karyawan,” terangnya.

MAS tidak hanya fokus pada kajian, ibadah dan dakwah saja, melainkan kegiatan sosial di antaranya pengeluaran zakat mall produktif, MAS ingin mengangkat mustahik menjadi muzakki. Pengelolaan zakat fitrah dan pembagian daging kurban sesuai dengan syariat Islam. “Bahkan MAS juga bisa memberikan bantuan untuk renovasi dan pemeliharaan musholla langgar secara selektif di sekitar MAS,” ungkapnya.

Bidang ekonomi syariah, MAS mengadakan bazar di bulan Ramadhan, pendirian koperasi syariah, kantor kas BRI Syariah beserta ATMnya. (ROF)

BeritaTerkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *