MAS Gelar Pelatihan MC dan Protokoler

Masjid Al-Akbar – Kemampuan untuk tampil di depan umum itu muncul karena bakat, maka harus sering mengasah kemampuan yang ada pada diri sendiri. Sebenarnya yang menghalangi untuk dapat berbicara di depan umum adalah rasa gugup. Rasa gerogi sehingga menjadi takut, maka diusahakan selalu latihan dan praktek untuk menghilangkan kegugupan tersebut.

Itulah materi yang disampaikan Nur Cita Qomariah saat menjadi narasumber pelatihan MC dan Protokoler yang diadakan oleh Masjid Al Akbar Surabaya (10/3). Pelatihan yang diikuti kurang lebih 45 peserta ini digelar di ruang Aisyah MAS.

Dalam pelatihan ini, peserta sangat aktif dan antusias karena mereka sadar bahwa untuk berbicara di depan publik tidak semudah yang dibayangkan. Di kesempatan ini, para peserta tidak hanya sekedar mendapatkan materi, tapi mereka pun dapat melakukan praktek di depan dua nara sumber dengan bergaya bebas.

“Jika anda sepakat diam itu emas, maka sepakatlah pula bahwa berbicara dapat merubah batu menjadi emas, dengan perkataan yang baik” kata bunda Cita dalam memotivasi para peserta itu.

Menurut Dosen Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel ini, menjadi MC harus memiliki penampilan yang menarik, penampilan menarik tidak selalu harus terlihat mewah, cukup sederhana tapi elegan, karena puncak dari istimewa adalah kesederhanaan yang dimiliki.

“Menjadi seorang MC dan Public Speaking harus pandai untuk mengolah suara, agar supaya intonasi menjadi baik, dan pesan yang disampaikan dapat sampai kepada audiens dengan baik. Menjadi seorang MC hendaknya memiliki seni pula, meskipun tidak seberapa gunanya supaya dapat mengatur intonasi dengan baik,” pungkas Cita.

Selain Cita, pelatihan MC juga mengundang Addin Hadiri, penyiar senior TVRI sebagai nara sumber. Hurum Maqsuroh

BeritaTerkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *