Jatim Kuat Spiritual dan Kebudayaan

Masjid Al Akbar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggelar Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu, (7/7) malam. Pada kesempatan ini, Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo menyatakan provinsi yang dipimpinnya menerapkan pembangunan berbasis spiritual dan kebudayaan.

“Jika di sejumlah negara lain seperti Korea, Jepang dan China pembangunannya berbasis kebudayaan, maka di Jawa Timur berbasis Spritual dan kebudayaan. Keduanya berjalan beriringan tanpa harus meninggalkan salah satunya,” kata Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo.

Pakde menuturkan selama memimpin Jawa Timur, perhatian terhadap pendidikan Islam cukup optimal. Pendidikan Islam menjadi salah satu investasi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai upaya melahirkan generasi unggul di masa depan.

“Jatim adalah provinsi yang penduduknya 97,6 % beragama Islam. Maka pendidikan Islam menjadi prioritas dalam pembangunan, terutama para santri yang mengikuti pendidikan keagamaan diniyah salafiyah,” terang Pakde.

Ia menjelaskan pendidikan diniyah salafiyah merupakan khas Islam Indonesia dan banyak berkembang di Jawa Timur. Jawa Timur, sambung Pakde, mengambil kebijakan untuk memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madin dan beasiswa untuk para gurunya.

Lebih lanjut, dijelaskan Pakde, Jawa Timur juga berhasil menutup sebanyak 47 lokalisasi di Jatim dan membina ribuan Wanita Tuna Susila (WTS). Seluruhnya diberikan keterampilan serta modal usaha. Diharapkan, para WTS ini bisa keluar dari kegiatan bisnis esek-esek tersebut.

“Pemprov sudah bekerja sama dengan ormas Islam melalui para kiai khusus lokalisasi. Jadi tidak hanya diberdayakan agar memiliki skill namun juga mendapat siraman rohani . Jangan sampai ke depan mereka kembali lagi menjadi WTS,” tandasnya.

Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dihadiri ribuan jamaah. Selain Pakde Karwo, hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sukardi dan Direktur Utama Masjid Nasional Al Akbar, Endro Siswantoro. Penceramah yang diundang yaitu Pengasuh Pondok Pesantren An nur Lasem Rembang Jawa Tengah, KH Abd Qoyyum Manshur. (Lukman)

BeritaTerkait

ALUMNI NERAKA

ALUMNI NERAKA

Oleh: Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن  اَشْهَدُاَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ الْمَلِكُ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *