Ketika Anak Perempuan Terjerat Narkoba

Gambar Ilustrasi

Seorang anak perempuan gagal menyelesaikan pendidikan SMP. Anak bungsu dari enam bersaudara ini susah diatur, sering tidak pulang ke rumah dengan alasan ketiduran di rumah temannya. Dari pantauan orang tuanya teman-temannya telah menyeretnya pada kehidupan malam yang gelap dan suram. Badannya penuh dengan tato, bahkan sudah mengkonsumsi obat terlarang. Kakaknya yang tertua ingin menyerahkan ke panti rehabilitasi, sedangkan ibunya keberatan. Sebagai seorang bapak, saya ragu mengambil keputusan.

Untuk itu saya mohon arahan ustadzah agar saya bisa mantap dalam mengambil tindakan. Atas bantuannya saya ucapkan Terima kasih. Dari Hamba Allah di Surabaya.

Jawaban di atas dijawab Dr Hj Hasniah Hasan, MSi (Kepala Bagian Pembinaan Keluarga dan Kewanitaan MAS)

Sebelum terlambat atau mungkin sudah terlambat, agar lebih mantap mari kita bawa bersama firman Allah dalam Q.S Al-Faat Ayat 29 yang artinya “Muhammad adalah utusan Allah dan orang yang bersamanya bersikap keras terhadap perbuatan kufur tetapi berkasih sayanag terhadap sesama “.

Maksud dari ayat ini adalah dalam menghadapi perbuatan yang merugikan, mengingkari ayat – ayat Allah kita harus bersikap tegas. Kalau Anda berkenan menghayati ayat ini tentu Anda tidak akan ragu – ragu dalam mengambil keputusan. Bukankah menenggak minuman yang memabukan jelas termasuk perbuatan yang mengingkari ayat – ayat Allah. Ditambah lagi mengkonsumsi obat terlarang (Narkoba).

Dengan demikian Anda sebagai kepala keluarga harus bisa menghentikan dengan tegas. Selanjutnya perhatikan Q.S Al Maidah ayat 90 yang artinya “Hai orang beriman sesungguhnya minuman keras dan judi adalah perbuatan syaitan.”.  Sangat jelas dasarnya untuk mengambil keputusan. Ditambah lagi dengan alasan perbuatan ini telah mendzolimi dirinya sendiri. Perbuatan yang mengikuti langkah – langkah setan harus segera dihentikan.

Subhanallah usia anak Anda masih sangat muda. Sangat tepat apabila segera menghentikan perbuatan yang tidak diridhoi Allah. Anda harus ingat anak perempuan satu – satu masih sangat muda usianya 15 th terbentang luas harapannya berprestasi ke masa depan. Ini adalah tanggung jawab orang tua. Jangan sampai orang tua lengah membimbing anak – anaknya sehingga tumbuh jadi anak lemah, bahkan menganggu ketenangan orang lain.

Kepribadiannya secara fisik bisa direhab. Untuk itu konsultasikan pada ahlinya. Ciptakan suasana kedekatan hati pada Allah, jauhkan dari komunitas pengaruh syaitan. Ibunya harus dimotivasi agar merelakan anaknya mengikuti rehabilitasi ini bagian dari rasa tanggung jawab sebagai orang tua. Semakin lama penyakit anak ini akan makin parah. Yakinlah dengan mengirim ke tempat rehab berarti putus hubungan komunikasi dengan pihak yang mempergaruhi / memfasilitasi perbuatan terlarang tersebut. Keluarga besar Anda syogyanya bantu – membantu dalam menyelamatkan anak ini. Anak adalah amanah dari Allah yang pasti akan diminta dipertanggung jawabkan. Ubah anak ini menjadi qurrota ayyun (Penyejuk hati) yang memandang bukan menjadi beban masyarakat atau menjadi fitnah.

Anak adalah perhiasan dunia dalam Q.S Al Kaafi ayat 46 Allah menegaskan bahwa harta dan anak – anak adalah perhiasan kehidupan dunia. Semoga dengan langkah cepat dan tepat, Anda bisa mempertahankan anak titipan dan amanah Allah yang berfungsi sebagai perhiasan yang menyenangkan dalam kehidupan di dunia ini. Kelak bisa menjadi tameng bagi kedua orang tuanya dari siksa api neraka. Anak yang bisa memohonkan syafa’at bagi kedua orang tuanya agar bisa menikmnati surga yang penuh kenikmatan. Ingatlah janji Allah tidak pernah meleset. Semoga. (*)

 

BeritaTerkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *