Yayasan MAS Terbentuk, Tingkatkan Kualitas Pendidikan  

Masjid Al Akbar – Imam besar bersama jajaran direksi dan karyawan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya berkumpul menggelar tasyakuran atas terbentuknya yayasan MAS. Direktur Utama MAS menyebut berdirinya yayasan ini tidaklah mudah. Upaya mewujudkan yayasan sejak dua tahun lalu. “Hal itu berawal dari pengembangan pendidikan yang ada di lingkungan MAS,” kata Endro Siswantoro, Direktur Utama MAS (11/2).

Salah satu contohnya adalah tatkala mendirikan Ma’had Aly harus berlandasan yayasan. Hal yang sama tatkala mendirikan KBRA dan MI syaratnya harus yayasan. Termasuk perubahan status Ma’had Aly ke STIU dan kini ke STAI tentu itu semua syaratnya harus yayasan. “Perjuangan mendirikan itu semua dengan status badan pengelola dengan SK Gubernur,” ungkapnya.

Itu tidak cukup, makanya diperlukan yayasan sebagai landasan hukum untuk terus mengembangkan pendidikan di lingkungan MAS. Saat ini KBRA telah memiliki 220 murid sedangkan MI sudah 360 siswa. Tidak hanya itu di MI MAS saat ini sudah mendapatkan akreditasi A. “MI MAS saat ini telah mengembangkan tiga bahasa, yaitu arab, inggris dan jawa. Dengan begitu semua lulusan MI MAS harus fasih berbahasa arab, inggris dan jawa,” jelas Endro Siswantoro.

Yayasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya terdiri dari Pendiri MAS yang masuk pada jajaran Pembina Yayasan bersama Pemprov Jawa Timur dan Pemkot Surabaya. Sedangkan Ketua Umum Yayasan MAS diduduki Heru Tjahjono (Sekdaprov Jatim). Dalam jajarannya terdapat nama Ketua PWNU Jatim, Ketua PCNU Surabaya, Ketua PW Muhammadiyah Jatim dan Ketua PC Muhammadiyah. (*)

BeritaTerkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *