Sekdaprov Jatim Kebersihan Masjid Harus Dijaga

Masjid Al Akbar – H Heru Tjahjono Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur menggelar silaturrahmi dengan para pengurus dan karyawan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. “Acara ini digelar untuk bersama-sama ngansu kaweroh atau belajar kepada Sekdaprov Jatim yang sebelumnya dia adalah Ketua Takmir Masjid Agung Tulungagung,” kata H Moh Sudjak, Ketua BPP MAS didepan karyawan MAS (27/12).

Helmy M Noor Sekretaris BPP MAS mengatakan baru pertama sejak masjid ini berdiri ada seorang sekdaprov yang mau membagi pengalaman dan memberikan hadiah umrah serta 5 sepada. “Ini sejarah baru, 19 tahun masjid berdiri baru kali ini sekdaprov mau lesehan bersama kita semua,” kata H Helmy M Noor saat memberi pengantar.

Mengawali sambutannya mantan Bupati Tulungagung ini menceritakan awal mulanya dirinya berwudhu di masjid ini. Namun masjid ini tidak kotor dan tidak bersih. “Sewaktu jadi Bupati setiap pagi sebelum shalat subuh selalu mengecek kebersihan Masjid Agung Tulungagung,” ceritanya.

Pria berusia 58 tahun ini mengatakan kebersihan itu bagian dari pada iman, semua orang tahu maqola itu. Makanya di masjidil haram dan masjid nabawi yang begitu besar kebersihannya selalu terjaga, mulai dari masjid, serambi hingga toilet masjid. “Mereka selalu ngeceknya serius dan betul-betul membersihkan,” terangnya.

Bersih harus menjadi poin utama. Masak Masjid Al Akbar kalah dengan masjid di Tunjungan Plaza. Ini harus menjadi motivasi kita bersama. “Dulu sewaktu kecil, bagian saya bersih-bersih masjid. Kalau ngaji dan jadi imam masjid kuatir salah, makanya saya mengambil bagian bersih-bersih. Mungkin ini adalah barokahnya membersihkan masjid,” tuturnya.

Heru Tjahjono yang hadir seorang diri ini, tidak hanya memberikan motivasi kepada karyawan masjid saja, melainkan Sekdaprov Jatim sejak 2018 ini memberikan hadiah umroh dan lima sepeda kepada karyawan masjid.

Selepas memberikan motivasi, Heru didampingi Ketua, Sekretaris, Kasie Kebersihan, Kasie Humas BPP MAS meninjau langsung tempat wudhu, toilet dan kamar mandi. “yang paling diperhatikan adalah toilet terutama toilet cewek harus betul-betul dicek agar jamaah itu betah di masjid ini,” tutupnya. (*)

BeritaTerkait

ALUMNI NERAKA

ALUMNI NERAKA

Oleh: Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن  اَشْهَدُاَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ الْمَلِكُ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *