Sahur Akbar, Gubernur Berbaur dengan Jamaah di Masjid Al Akbar

Masjid Al Akbar – Jamaah Qiyamul Lail yang mencapai puluhan ribu tersebut tak sedikit yang berangkat dari luar Surabaya.  Mereka ingin merasakan kekhyusukan berburu Lailatul Qadar bersama Gubernur Jawa Timur dan merasakan suasana beribadah di Madjid Al Akbar Surabaya.

Kehadiran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa disambut sekitar 40.000 jamaah yang memadati Masjid Al Akbar Surabaya untuk melaksanakan Qiyamul Lail di malam 27 Ramadan dan Sahur Akbar, Sabtu (1/6) dini hari.

Rangkaian kegiatan Qiyamul Lail dilaksanakan sejak pukul 01.00 WIB. Dipimpin oleh imam KH Ahmad Muzakky Alhafidz, qiyamul lail dilaksanakan dengan rincian shalat yaitu dua rakaat shalat tahajud, empat rakaat shalat tasbih, dan dua rakaat shalat hajad.

Terutama saat rangkaian shalat malam mulai didirikan dan lampu penerangan masjid mulai dipadamkan. Tak sedikit jamaah yang larut dalam kekhusyukan shalat dan doa terdengar tersedu dari berbagai penjuru masjid.

“Saya berterima kasih pada semua jamaah yang datang ke Masjid Al Akbar dan memuliakan sepuluh hari terakhir Ramadan,” kata Khofifah di sela Sahur Akbar bersama puluhan ribu jamaah usai Qiyamul Lail.

Gubernur perempuan pertama Provinsi Jawa Timur yang juga didampingi dua putra putrinya yaitu Patimasang dan Yusuf Mannagalli itu bergabung dengan jamaah dan makan sahur liwetan beralaskan daun pisang di pelataran depan Masjid Al Akbar.

Tak pelak, keakraban dan keguyupan pun dirasakan antara jamaah dan juga jajaran pemerintah tertinggi di tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut.

“Semoga apa yang kita kerjakan, ibadah selama bulan Ramadan membawa berkah. Semoga puasa kita diterima oleh Allah, tarawih kita diterima oleh Allah, tadarus kita diterima oleh Allah. Dan saat Idul Fitri nanti kita dikembalikan Allah dalam keadaan yang fitri dan amalan ibadah kita membersihkan kita sehingga kembali bersih dan suci,” tambahnya.

Terlebih menu sahur akbar yang disantap juga tak kalah istimewa. Menu sahur tersebut merupakan menu masakan yang dimasak langsung oleh  para juru masak dari Tim Siaga Bencana (Tagana) Jawa Timur yang berangkat dari sepuluh kabupaten kota.

Masing-masing Tagana dari kabupaten kota tersebut mendapatkan tugas memasak menu sahur bermacam-macam untuk kemudian dibagikan pada jamaah Qiyamul Lail untuk disantap saat Sahur Akbar.

Sebelum Qiyamul Lail dilaksanakan, Khofifah menyempatkan diri menyapa juru masak Tagana dan membantu mengulek sambal ayam geprek untuk menu santap sahur puluhan ribu jamaah Masjid Al Akbar. (*)

BeritaTerkait

ALUMNI NERAKA

ALUMNI NERAKA

Oleh: Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن  اَشْهَدُاَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ الْمَلِكُ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *